Katalog Tugas Akhir & Lulusan
Eksplorasi karya riset Tugas Akhir mahasiswa tingkat akhir D4 TRPL Polibatam dan statistik tracer kelulusan prodi.
Lulusan terdaftar dengan NIM unik
Judul & Abstrak Tugas Akhir terdata
Niko Edward Hutagalung
NIM: 4342211025
Sistem Absensi Berbasis Geolocation Dengan Mekanisme Pencegahan Kecurangan Lokasi
Tugas akhir ini membahas pengembangan sistem absensi karyawan berbasis web sebagai alternatif dari penggunaan mesin fingerprint yang sebelumnya digunakan dalam proses pencatatan kehadiran. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, proses absensi masih menghadapi beberapa kendala, seperti sidik jari yang sulit terbaca, terjadinya antrean pada mesin absensi, gangguan pada perangkat, serta proses rekapitulasi yang membutuhkan waktu dan belum dapat dilakukan secara real-time. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sistem absensi yang memanfaatkan teknologi geolocation dengan metode geofencing untuk memastikan pengguna melakukan absensi dari lokasi yang telah ditentukan. Sistem juga dilengkapi dengan pengambilan foto (selfie) sebagai bukti visual kehadiran serta pencatatan informasi lokasi dan jaringan sebagai pendukung dalam mengidentifikasi indikasi anomali absensi. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototyping, sehingga proses perancangan dan pengembangan dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan dan umpan balik pengguna. Sistem dibangun menggunakan Next.js, Tailwind CSS, Leaflet, Turf.js, dan Supabase. Setelah sistem selesai dikembangkan, dilakukan pengujian menggunakan Black Box Testing, User Acceptance Testing (UAT), dan System Usability Scale (SUS). Selain itu, dilakukan analisis efisiensi untuk membandingkan proses absensi dengan sistem sebelumnya serta analisis akurasi untuk mengetahui kemampuan sistem dalam memvalidasi kehadiran berdasarkan skenario yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem dapat berjalan sesuai kebutuhan. Sistem juga mampu melakukan validasi lokasi dan bukti visual serta memberikan indikasi terhadap aktivitas absensi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Berdasarkan hasil analisis, tingkat akurasi validasi kehadiran mencapai 100%, sedangkan pengujian UAT memperoleh nilai 83,2% dan pengujian SUS memperoleh skor 83,0 yang menunjukkan bahwa sistem dapat diterima oleh pengguna dan memiliki tingkat usability yang baik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat menjadi alternatif pencatatan kehadiran yang lebih praktis serta membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan absensi.