{"id":126,"date":"2021-08-03T15:33:32","date_gmt":"2021-08-03T15:33:32","guid":{"rendered":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126"},"modified":"2021-08-03T15:33:44","modified_gmt":"2021-08-03T15:33:44","slug":"apa-itu-system-hacking-part-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126","title":{"rendered":"Apa itu system hacking? Part 2."},"content":{"rendered":"\n<p>Peretasan Sistem atau system hacking merupakan tujuan dari setiap aksi peretasan. Setiap peretas mengolah semua informasi yang didapat melalui teknik footprinting, scanning, dan enumerasi untuk dapat meretas target atau sistem. Dalam melakukan peretasan, peretas mengikuti beberapa tahapan seperti yang sudah disebut sebelum nya hingga akhir nya melakukan masuk kedalam sistem. Pada <a href=\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/2021\/07\/apa-itu-system-hacking-part-1\/\">Part 1<\/a>, telah dibahas hingga tujuan dari system hacking. Part 2 ini kita membahas mengenai cracking password.  Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.  <\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<h2>Cracking Passwords<\/h2>\n\n\n\n<h3>Password Cracking<\/h3>\n\n\n\n<p>Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer. Cracking mencoba membuka sebuah password yang telah terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara mencoba semua kemungkinan. Password cracking mengacu pada proses mendapatkan password dari data&nbsp; yang dilindungi dengan password. Perlu diingat bahwa cara menipu seseorang agar memberikan password, seperti phising&nbsp; buka merupakan metode password cracking. Password cracking menebak password berdasarkan pengetahuan yang sudah ada dan tidak di ketahui sebelumnya dari pemilik sistem komputer.<\/p>\n\n\n\n<h3>Tipe Password Attacks<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"204\" src=\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-127\" srcset=\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png 640w, https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a-300x96.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption>Tipe tipe password attacks<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4>Passive Online Attack<\/h4>\n\n\n\n<p>Dalam serangan online pasif penyerang tidak melakukan kontak dengan otorisasi pihak untuk mencuri password, dengan kata lain ia mencoba hacking password tetapi tanpa berkomunikasi dengan korban atau akun korban. Jenis serangan online pasif meliputi :<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Wire sniffing, Man in the middle attack, Reply attack.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h4>Active Online Attack<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis serangan ini disebut sebagai password guessing. Seorang penyerang mencoba jumlah password satu persatu baik menggunakan pendekatan manual atau otomatis terhadap korban untuk menebak&nbsp; passwordnya. Menebak password tidak selalu sulit karena pada prakteknya menunjukkan bahwa kebanyakan orang menggunakan kata-kata sederhana yang umum sebagai password.Jenis serangan aktif online meliputi :<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Password Guessing, Trojan\/Spyware\/Keyloggers, Hash Injection, Dictionary dan Brute Forcing Attack<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h4>Offline Attack<\/h4>\n\n\n\n<p>Serangan Password Offline dilakukan dari lokasi yang berbeda, selain komputer yang sebenarnya di mana password tinggal atau digunakan. Serangan tersebut membutuhkan akses fisik ke komputer yang menyimpan password.Penyerang menyalin file sandi dan kemudian mencoba untuk memecahkan password dalam sistem pribadi mereka. Contoh nya seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Dictionary attacks, Hybrid attacks, Brute force attacks, Pre computed hash attacks, Syllable attacks, Rule based attacks, and Rainbow attacks.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h4>Non Electronic Attack<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis serangan tidak memerlukan pengetahuan teknis maka disebut sebagai serangan non-teknis.Serangan-serangan yang tidak memerlukan pengetahuan teknis termasuk pendekatan berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Shoulder surfing, Keyboard sniffing, Social engineering, dumpster diving<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3>Default Passwords<\/h3>\n\n\n\n<p>Kata sandi bawaan adalah kata sandi yang merupakan bawaan awal dari setiap pabrikan pada setiap settingan perangkat seperti switch, hubs, dan router. Administrator kadang kala lupa untuk menggantikan password bawaan ketika telah selesai melakukan konfigurasi nya. Hal ini sering dimanfaatkan oleh peretas untuk dapat masuk ke dalam sistem.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peretasan Sistem atau system hacking merupakan tujuan dari setiap aksi peretasan. Setiap peretas mengolah semua informasi yang didapat melalui teknik footprinting, scanning, dan enumerasi untuk dapat meretas target atau sistem. Dalam melakukan peretasan, peretas mengikuti beberapa tahapan seperti yang sudah disebut sebelum nya hingga akhir nya melakukan masuk kedalam sistem. Pada Part 1, telah dibahas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[3,17],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu system hacking? Part 2. - Blog Rekayasa Keamanan Siber<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu system hacking? Part 2. Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu system hacking? Part 2. - Blog Rekayasa Keamanan Siber\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu system hacking? Part 2. Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Rekayasa Keamanan Siber\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-03T15:33:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-08-03T15:33:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Supardianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#organization\",\"name\":\"Prodi Rekayasa Keamanan Siber\",\"url\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/rks.polibatam\/\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pp.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pp.jpg\",\"width\":640,\"height\":640,\"caption\":\"Prodi Rekayasa Keamanan Siber\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/\",\"name\":\"Blog Rekayasa Keamanan Siber\",\"description\":\"Macam ragam tulisan dari dosen Prodi Rekayasa Keamanan Siber\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png\",\"width\":640,\"height\":204},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#webpage\",\"url\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126\",\"name\":\"Apa itu system hacking? Part 2. - Blog Rekayasa Keamanan Siber\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-08-03T15:33:32+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-03T15:33:44+00:00\",\"description\":\"Apa itu system hacking? Part 2. Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu system hacking? Part 2.\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#\/schema\/person\/040637a8ee0a1122eeb221d462cebd1a\"},\"headline\":\"Apa itu system hacking? Part 2.\",\"datePublished\":\"2021-08-03T15:33:32+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-03T15:33:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#webpage\"},\"wordCount\":438,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png\",\"keywords\":[\"Computer security\",\"keamanan siber\"],\"articleSection\":[\"Computer Security\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#\/schema\/person\/040637a8ee0a1122eeb221d462cebd1a\",\"name\":\"Supardianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c80fa735127f511f6835d6bfa1db04a8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c80fa735127f511f6835d6bfa1db04a8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Supardianto\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu system hacking? Part 2. - Blog Rekayasa Keamanan Siber","description":"Apa itu system hacking? Part 2. Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu system hacking? Part 2. - Blog Rekayasa Keamanan Siber","og_description":"Apa itu system hacking? Part 2. Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.","og_url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126","og_site_name":"Blog Rekayasa Keamanan Siber","article_published_time":"2021-08-03T15:33:32+00:00","article_modified_time":"2021-08-03T15:33:44+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Supardianto","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#organization","name":"Prodi Rekayasa Keamanan Siber","url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/","sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/rks.polibatam\/"],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#logo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pp.jpg","contentUrl":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pp.jpg","width":640,"height":640,"caption":"Prodi Rekayasa Keamanan Siber"},"image":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#website","url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/","name":"Blog Rekayasa Keamanan Siber","description":"Macam ragam tulisan dari dosen Prodi Rekayasa Keamanan Siber","publisher":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png","contentUrl":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png","width":640,"height":204},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#webpage","url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126","name":"Apa itu system hacking? Part 2. - Blog Rekayasa Keamanan Siber","isPartOf":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#primaryimage"},"datePublished":"2021-08-03T15:33:32+00:00","dateModified":"2021-08-03T15:33:44+00:00","description":"Apa itu system hacking? Part 2. Password cracking adalah proses pemulihan password dari data yang telah di simpan oleh sistem komputer.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu system hacking? Part 2."}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#\/schema\/person\/040637a8ee0a1122eeb221d462cebd1a"},"headline":"Apa itu system hacking? Part 2.","datePublished":"2021-08-03T15:33:32+00:00","dateModified":"2021-08-03T15:33:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#webpage"},"wordCount":438,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/a.png","keywords":["Computer security","keamanan siber"],"articleSection":["Computer Security"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?p=126#respond"]}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#\/schema\/person\/040637a8ee0a1122eeb221d462cebd1a","name":"Supardianto","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c80fa735127f511f6835d6bfa1db04a8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c80fa735127f511f6835d6bfa1db04a8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Supardianto"},"sameAs":["https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog"],"url":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/126"}],"collection":[{"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=126"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129,"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions\/129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/if.polibatam.ac.id\/rekayasa-keamanan-siber\/blog\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}