Tentang Informatika

Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terletak di Pulau Batam yang termasuk ke dalam kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas dan juga merupakan kawasan terdepan dan terluar yang berbatasan langsung dengan perairan internasional. Politeknik Negeri Batam sendiri berdiri pada tahun 2000 berdasarkan Akta Pendirian Notaris Soehendro Gautama, SH, Tgl 30 Mei 2000 No 115 Yayasan Pendidikan Batam sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berada di bawah Yayasan Pendidikan Batam yang berasal dari ITB, UNRI, Pemko Batam dan Otorita Batam dan diresmikan oleh Mendiknas RI berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional bulan Oktober No. 235/D/O/2000 dengan membuka tiga Program Studi (Prodi) baru yaitu Program Studi Diploma tiga Akuntansi, Program Studi Diploma tiga Teknik Elektronika, dan Program Studi Diploma tiga Aplikasi Perangkat Lunak.

Penggunaan nama Teknik Informatika sendiri baru dimulai sejak tahun 2008 sesudah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 163/DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi Pada Perguruan Tinggi.
Seiring dengan perkembangan kinerja dan prestasi yang telah ditunjukkan Politeknik Batam selama satu dasawarsa, tepat pada 18 Oktober tahun 2010, pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 26 tahun 2010 menetapkan Politeknik Batam secara resmi sebagai Politeknik Negeri dan tetap dengan tiga program studi sebelumnya.

Dengan berubahnya status Politeknik Batam dari PTS menjadi PTN akhirnya membawa perubahan terhadap struktur organisasi yang ada. Hadirnya unit Jurusan di struktur organisasi yang baru membuat Polibatam harus memunculkan unit tersebut dan cara paling praktisnya adalah menjadikan program studi-program studi yang ada menjadi Jurusan di Polibatam dan sekaligus membawahi Program Studi nya masing-masing, sehingga saat itu muncul Jurusan Akuntansi yang di dalamnya ada Program Studi Akuntansi, Jurusan Teknik Elektro yang di dalamnya ada Program Studi Teknik Elektro , dan Jurusan Teknik Informatika yang di dalamnya ada Program Studi Teknik Informatika. Inilah yang menyebabkan kenapa di Jurusan Teknik Informatika ada Program Studi Teknik Informatika sampai saat ini.

Pada tahun 2011 Polibatam memperoleh penugasan dari Dirjen DIKTI untuk membuka 5 Program Studi baru, salah satu di antaranya adalah Program Studi Diploma Empat Teknik Multimedia & Jaringan (Prodi MJ).

Dari usulan 5 prodi baru, Prodi MJ lah satu-satunya Prodi yang kemudian berada di bawah Jurusan Teknik Informatika. Prodi MJ sendiri mulai resmi beroperasi pada bulan Mei tahun 2012 berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 158/E/O/2012 dengan jenjang Diploma Empat (D4) dengan gelar Sarjana Terapan (S.Tr). sehingga pada tahun 2012 Jurusan Teknik Informatika memiliki dua Program Studi, yaitu:

  1. Program Studi Teknik Informatika (IF)
  2. Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan (MJ).

Pada tahun 2014 kurikulum Prodi Teknik Informatika (Prodi IF) mengalami perubahan dimana pada kurikulum tersebut memunculkan mata kuliah Sistem Informasi Geografis (GIS). GIS menjadi matakuliah konsentrasi untuk bidang Teknik Geomatika, sekaligus pada tahun yang sama dibentuklah tim pengusul Prodi Teknik Geomatika (Prodi GM).

Pada tanggal 9 Maret 2015 Direktur mengajukan permohonan usulan penambahan Prodi ini kepada menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi berdasarkan surat Nomor 238/PL29/III/2015. Berdasarkan evaluasi tim penilai dari Kemenristekdikti penambahan Prodi Diploma Tiga Teknik Geomatika disetujui dengan dikeluarkan Surat Keputusan Menristekdikti RI Nomor 38/KPT/I/2015 tentang Penambahan Prodi baru Diploma Tiga Teknik Geomatika dan Diploma Tiga Teknik Desain dan Kontruksi Kapal. Tepat pada tahun 2016 barulah Prodi Geomatika beroperasi, sehingga pada tahun 2016 Jurusan Teknik Informatika memiliki tiga Program Studi, yaitu:

  1. Program Studi Teknik Informatika (IF)
  2. Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan (MJ)
  3. Program Studi Teknik Geomatika (GM).

Prodi MJ termasuk Prodi yang sangat luas cakupan keilmuannya, meliputi bidang pemrograman, jaringan komputer, multimedia, dan animasi. Banyaknya cakupan bidang keilmuan yang ada di Prodi ini tidak lepas dari tingginya kebutuhan industri akan SDM tersebut. Salah satu di antaranya adalah SDM di bidang animator, ini tidak lepas karena di Batam sendiri ada perusahaan pembuat film animasi bertaraf internasional yaitu Kinema Systrans Multimedia. Polibatam khususnya Prodi MJ termasuk yang banyak menyuplai lulusannya bekerja di sana sampai sekarang.

Kondisi ini ternyata belum cukup mampu menutup kebutuhan SDM di bidang animasi, karena memang Prodi MJ sendiri bukan Prodi yang khusus menghasilkan Animator. Pada tahun 2016 Direktur Politeknik Negeri Batam menetapkan pembentukan tim persiapan pembukaan Program Studi Animasi (Prodi AN) yang tertuang dalam SK No. 795/K/PL29/X/2016 dan akhirnya pada tahun 2017 Kemenristekdikti mengeluarkan SK No. 585/KPT/I/2017 tetang izin pembukaan Program Studi Animasi Program Diploma Empat dengan gelar Sarjana Terapan (S.Tr). Tepat pada tahun 2018 barulah Prodi Animasi beroperasi, sehingga pada tahun 2018 Jurusan Teknik Informatika memiliki empat Program Studi, yaitu:

  1. Program Studi Teknik Informatika (IF)
  2. Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan (MJ)
  3. Program Studi Teknik Geomatika (GM)
  4. Program Studi Animasi (AN).

Teknologi terus berkembang dari tahun ke tahun, dan banyak para pakar IT sudah memprediksi beberapa bidang keilmuan yang akan akan menjadi tren di masa yang akan datang seperti: Blockchain, Artificial Intelligence, IoT, Big Data, Cyber Security, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di era keterbukaan seperti sekarang ini, isu keaman data menjadi isu yang hangat bahkan menjadi isu nasional baik dari sisi hardware maupun software sehingga ke depannya akan banyak sekali dibutuhkan tenaga-tenaga terampil di bidang siber sekuriti ini. Akhirnya pada tahun 2018 Direktur Politeknik Negeri Batam menetapkan pembentukan tim persiapan pembukaan Program Studi Rekayasa Keamaman Siber (Prodi RKS) yang tertuang dalam SK No. 873/K/PL29/VIII/2018 dan baru pada tahun 2020 keluarlah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 360/M/2020 tetang izin pembukaan Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (Prodi RKS) dengan gelar Sarjana Terapan (S.Tr) dan di tahun yang sama Prodi RKS mulai melakukan penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2020/2021, sehingga pada tahun 2020 Jurusan Teknik Informatika memiliki lima Program Studi, yaitu:

  1. Program Studi Teknik Informatika (IF)
  2. Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan (MJ)
  3. Program Studi Teknik Geomatika (GM)
  4. rogram Studi Animasi (AN)
  5. Program Studi Rekayasa Keamana Siber (RKS).