Uuf Brajawidagda Terpilih Sebagai Direktur Politeknik Negeri Batam Periode 2020-2024

NEWS-Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D terpilih sebagai Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam) periode 2020-2024. Uuf Brajawidagda, berhasil memperoleh suara terbanyak dalam pemungutan suara pada Rapat Senat Tertutup yang diselenggarakan di Kampus Polibatam untuk anggota senat dan teleconference untuk pejabat Kemendikbud.

Ketua Senat, Budi Sugandi, dalam sambutannya mengatakan bahwa proses Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Batam Periode 2020-2024 sudah sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 19 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian Pimpinan Perguruan Tinggi, sebagaimana telah diubah dengan Permenristekdikti Nomor 21 tahun 2018.

Ketua Panitia Pemilihan, Sudra Irawan, mengatakan bahwa tahapan pemilihan sudah dimulai sejak Desember 2019, dimulai dari tahap penjaringan, penyampaian visi misi dan program kerja para bakal calon, penyaringan, dan pemilihan. Pada tahap panjaringan dihasilkan 10 (sepuluh) bakal calon direktur dan pada tahap panyaringan terpilih 3 calon direktur yaitu Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D., Bambang Hendrawan, S.T., M.S.M., dan Dr. Muhammad Zaenuddin, S.Si., M.Sc.

“Alhamdulillah pada hari ini Kamis (18/6) kita sudah melalui tahap pemilihan dan terpilih Bapak Uuf Brajawidagda, sebagai calon direktur Politeknik Negeri Batam berdasarkan suara terbanyak, yang akan diusulkan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk ditetapkan sebagai Direktur Politeknik Negeri Batam. Tahap selanjutnya adalah pelantikan,” terang Sudra Irawan dalam keterangan pers seusai acara pemilihan.

Pada proses pemungutan suara, Senat memiliki 65% hak suara dan Menteri memiliki 35% hak suara dari total pemilih yang hadir. Total suara yang diperebutkan sebanyak 26 suara yang terdiri dari suara senat sebanyak 17 dan suara menteri sebanyak 9 suara. Dalam pemilihan ini, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai kuasa Mendikbud RI memberikan suara secara e-voting. Berdasarkan hasil pemungutan dan perhitungan suara dalam rapat senat tertutup yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, calon direktur Uuf Brajawidagda memperoleh sebanyak 14 suara, Bambang Hendrawan memperoleh 11 suara, dan Muhammad Zaenuddin memperoleh 1 suara.

Direktur Politeknik Negeri Batam saat ini, Priyono Eko Sanyoto, dalam sambutannya sebelum proses pemungutan suara mengatakan bahwa Direktur baru nanti harus mampu membawa Politeknik Negeri Batam menjadi perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH).

“Jumlah mahasiswa saat ini sudah 5000 lebih, di tahun 2020 calon mahasiswa baru ditargetkan 2500-3000. Target berikutnya, mencapai jumlah mahasiswa, student body, sebanyak 10.000 mahasiswa pada tahun 2024. Politeknik Negeri Batam berbadan hukum, PoliBH, akan mampu menyamai kualitas, bahkan berupaya melebihi, politeknik-politeknik di Singapore”. Jelas Eko, sapaan khas kepada Beliau.

Senada apa yang disampaikan Direktur Polibatam, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga mengatakan bahwa Politeknik Negeri Batam termasuk contoh karena sudah menjadi Politeknik berkelas Internasional sehingga dapat berbagi resep dengan politeknik-politeknik yang lainnya untuk bergerak bersatu menghasilkan lulusan yang kompeten. Untuk mencapai ini diperlukan sosok pemimpin yang melayani.

“Saya melihat Poltek Batam sudah memberi contoh dan inspirasi bagi politeknik-politeknik yang lain di Indonesia, sekolah vokasi harus bersatu untuk mencapai Indonesia Maju” terangnya dalam sambutan secara teleconference dari Jakarta.

Sementara itu, direktur terpilih, Uuf Brajawidagda, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur I bidang Akademik, saat diwawancarai usai pemilihan mengatakan bahwa ini adalah sebuh penugasan untuk mecapai cita-cita menjadi politeknik bermutu, unggul, inovatif, dan bermitra erat dengan industri dan masyarakat untuk mendukung Indonesia Maju dan Sejahtera 2045 diperlukan 4 hal yang akan terus didorong yaitu peningkatan kalaborasi dengan industri, peningkatan relevansi lulusan, peningkatan dampak penelitian bagi masyarakat, dan peningkatan kapabilitas, keluwesan, dan kelincahan organisasi. Program-program dari Kemendikbud seperti Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar akan terus diimplementasikan.

“Alhamdulillah suksesi kepemimpinan berjalan lancar, pemilihan direktur kali ini dapat dijadikan sebagai contoh untuk suksesi kepemimpinan selanjutnya. Kita beruntung memiliki pak Eko yang selama 20 tahun ini membawa Politeknik rujukan” ucap beliau saat sambutan usai perhitungan suara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *