Polibatam Adakan Workshop Computational Thinking Bagi Guru se-Batam

Politeknik Negeri Batam sebagai salah satu biro Bebras di Indonesia menyelenggarakan Workshop Computational Thinking dan Sosialisasi Bebras Challenge 2019 tingkat SLTA se-kota Batam, Selasa (8/10/2019) Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun. Pelaksana kegiatan adalah civitas dosen, staf dan mahasiswa.

Koordinator kegiatan A. Hamim Thohari, M.T mengatakan setidaknya ada 20 sekolah berpartisipasi dengan mengirimkan guru untuk mengikuti kegiatan ini. “Antusiasme sekolah terlihat dari kehadiran peserta mencapai 41 guru, walaupun cuaca cukup mendung pagi ini,” ujarnya. Bebras merupakan lomba yang bisa diikuti oleh siswa mulai dari level SD, SLTP dan SLTA

Lomba Bebras akan diselenggarakan secara online dan serentak di seluruh Indonesia, dimana siswa dapat menyelesaikan tugas dan soal-soal. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mendapatkan pengalaman dan mengembangkan kemampuan berfikir secara komputasional.

Konsep pembelajaran dalam bentuk latihan dan lomba di Indonesia dilakukan secara daring (online) melalui website (http://bebras.or.id) dan (http://olympia.id ). Selain kedua situs tersebut, siswa juga dapat mengerjakan soal-soal komputasi dari negara lain di http://bebras.org.

Workshop ini dimanfaatkan untuk tiga tujuan antara lain memberikan pengetahuan tentang Bebras kepada guru-guru dan sosialisasi tentang kegiatan lomba yang disampaikan oleh Nur Zahrati Janah, M.Sc. Sementara tujuan ketiga adalah mengenalkan Kurikulum Nasional K-12 Informatika yang dipaparkan Hamim Thohari, M.T.

Politeknik Negeri Batam melalui jurusan Teknik Informatika juga akan mengadakan kegiatan Bebras Challenge. Kegiatan Bebras Challenge diperkirakan akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 11-15 November 2019 mendatang. Diharapkan dari kegiatan ini, jumlah siswa yang mengikuti Bebras Challenge meningkat dari tahun lalu.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi biro Bebras Polibatam (biro-bebras@polibatam.ac.id).

Tentang Bebras

Secara harfiah, “Bebras” adalah kata dalam bahasa Lithuania, yang berarti “berang-berang” dalam bahasa Indonesia. Prof. Valentina Dagiene dari Universitas Vilnius, Lithuania adalah yang mencetuskan gagasan Bebras Computational Thinking Challenge, yang saat ini diikuti oleh kurang lebih 50 negara di dunia.

Bebras adalah sebuah inisiatif internasional yang tujuannya adalah untuk mempromosikan Computational Thinking (Berpikir dengan landasan Komputasi atau Informatika), di kalangan guru dan murid mulai kelas 3 SD, serta untuk masyarakat luas.

Cara untuk promosi adalah dengan menyelenggarakan kegiatan kompetisi secara daring (on line), yang disebut sebagai “Tantangan Bebras”. Tantangan Bebras bukan hanya sekedar untuk menang. Selain untuk berlomba, tantangan Bebras juga bertujuan agar siswa belajar Computational Thinking selama maupun setelah lomba.

Di Indonesia, kompetisi dapat dilaksanakan di sekolah yang mempunyai cukup komputer, atau di universitas pembina.

Selama Kompetisi, siswa harus memberikan solusi untuk persoalan yang disebut “Soal Bebras”. Soal-soal yang bertema komputasi/informatika ini dirancang semenarik mungkin, dan seharusnya dapat dijawab oleh siswa tanpa pengetahuan sebelumnya tentang komputasi atau informatika.

Setiap soal Bebras mengandung aspek komputasi atau informatika dan dimaksudkan untuk menguji bakat peserta untuk berpikir komputasi atau informatika. Untuk menjawab soal-soal Bebras, secara alamiah, siswa dituntut untuk berpikir terkait dengan informasi, struktur diskrit, komputasi, pengolahan data, serta harus menggunakan konsep algoritmik.

sumber: https://www.batamnews.co.id/berita-54193-polibatam-adakan-workshop-computational-thinking-bagi-guru-sebatam.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *