Naskah HAKTEKNAS 2018: Potensi Batam terhadap Pengembangan Bisnis Agrowisata Buah Naga Zore

Penulis:┬áRahmat Zainur Fujianto – MJ Polibatam

Salah satu kota di Indonesia yang menjadi titik realisasi Industri 4.0 dan dipandang sebagai salah satu kota strategis dari faktor tata letak geografi dan pembangunan ekonomi, yakni Batam. Batam memiliki tingkat perkembangan industri yang tinggi, sehingga menarik para investor atau pelaku usaha dalam menanamkan dana investasinya untuk membangun beragam usaha dan industri.

Salah satu usaha atau bisnis yang berkembang dan memiliki potensi yang menjanjikan di Batam yakni bisnis wisata dan kuliner. Hal ini menjelaskan bahwa bisnis wisata dan kuliner merupakan usaha yang memiliki peluang ekonomi untuk dikembangkan, mengingat Batam juga sebagai salah satu kota tujuan para pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga kebutuhan akan rekreasi dan hiburan oleh masyarakat dinilai penting.

Salah satu bisnis wisata dan kuliner yang memiliki potensi menjanjikan untuk dikembangkan di Batam, yakni bisnis agrowisata buah naga Zore. Bisnis agrowisata buah naga Zore merupakan usaha perseorangan yang dikelola dengan memadukan antara pertanian, cafe atau restaurant, produk olahan buah naga, dan pengelolaan pantai. Agrowisata ini terletak di Pulau Rempang, setelah Jembatan IV Barelang. Aktivitas pertanian khususnya budidaya kelola buah naga menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnisnya. Selain itu, terdapat cafe atau restaurant yang menyediakan beragam makanan dan minuman yang diolah dari buah naga, seperti keripik buah naga, dodol buah naga, cake buah naga, jus buah naga dan sop buah naga. Agrowisata buah naga Zore memiliki tingkat pendapatan yang bervariasi dan memiliki sejumlah pekerja, serta menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Batam.

Adapun yang menjadi faktor pendukung positif terhadap pengembangan bisnis diantaranya, Zore adalah satu-satunya agrowisata di Kota Batam dengan konsep edukasi dan harga pelayanan/produk yang terjangkau, tingginya kebutuhan pasokan buah naga sekaligus sebagai daya dukung terhadap sektor pertanian menjadikan Zore sebagai bisnis yang memiliki prospek yang menjanjikan. Sebaliknya, adapun yang menjadi faktor nonpendukung bernilai negatif terhadap pengembangan bisnis, yakni mencakup kurangnya promosi bisnis, belum adanya pengembangan lebih lanjut, produk/pelayanan yang kurang bervariasi, ancaman kondisi cuaca, hama, dan pesaing, serta kebijakan pemerintah setempat yang belum intensif.

Seperti halnya bisnis atau usaha lainnya, bisnis agrowisata buah naga Zore juga memerlukan strategi yang handal, efektif, efisien, tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu menciptakan inovasi untuk mengembangkan bisnis/usaha jangka panjang. Strategi pengembangan bisnis agrowisata buah naga yang dapat dilakukan yaitu perlunya pengembangan lanjut dan berkesinambungan, perlunya dukungan stakeholders terkait, perlunya penyebarluasan informasi terkait keunggulan bisnis dan perlunya dilakukan dialog pemangku kepentingan dan pengembangan sustainable agrotourism.

Pengembangan dan pengelolaan bisnis atau usaha agrowisata buah naga Zore di Kota Batam sangat diperlukan mengingat potensinya yang menjanjikan guna menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan dan pembangunan daerah, dan sebagai langkah sinergis dalam mendukung sektor pertanian dan kelestarian sumber daya alam serta mampu bersaing di era revolusi industri 4.0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *