Jurusan Teknik Informatika Polibatam Jalin Kerjsama Bidang Cyber Security Dengan PT. Multimatics

Pada hari Jumat, 9 Maret 2013 di Politeknik Negeri Batam dilakukan penandatangan MoU antara Politeknik Negeri Batam dengan Multimacs tentang training Cyber Security. Pihak Multimacs diwakili langsung oleh Direkturnya yaitu Bapak Agustiawan dan didampingi oleh Dr. Desmond Davendra dan Dr. Kamal dari Foresec, sedangkan dari pihak Politeknik Negeri Batam diwakili oleh Bapak Priyono Eko Sanyoto selaku Direktur Politeknik Negeri Batam.

Menurut Dr. Desmond Davendra Politeknik Negeri Batam merupakan perguruan tinggi pertama di Kepulauan Riau yang diajak bekerjasama dalam bidang training cyber security ini. Sebelumnya ada beberapa perguruan tinggi di Bali, Malang, Jakarta dan beberapa kota lain di daerah Jawa yang juga sudah melakukan kerjasama tersebut.

“Kami ingin memberikan training cyber security ini kepada dosen-dosen Politeknik Negeri Batam yang qualified agar bisa mengajarkan kembali ilmu yang telah didapat kepada para mahasiswa Politeknik Negeri Batam yang selanjutnya para mahasiswa bisa mendapatkan sertifikat dari Foresec tentang cyber security yang berlaku selama 3 tahun dengan mendaftarkan diri ke web foresec secara online, dan sertifikat dari Foresec ini merupakan sertifikat yang berlaku secara internasional”, tambahnya.

Hal ini juga disampaikan secara langsung kepada mahasiswa melalui kuliah umum yang dilakukan oleh perwakilan dari Multimacs dan Foresec yang disambut baik oleh para mahasiswa jurusan Teknik Meltimedia dan Jaringan. Kuliah umum ini sendiri diadakan setelah selesai proses penandatangan MoU.

Bapak Agustiawan dalam kuliah umum menjelaskan bahwa Cyber Security merupakan aktvitas yang besar dan luas, banyak aspek yang terkait didalamnya seperti hacking, forensics, incident handling, NetAdmin, disaster recovery, secure programming dan lainnya. Bahkan setiap tahun sudah ada kompetisi untuk Cyber Security yang disebut dengan “Indonesian Cyber Army (ICA) Competition”, dan tahun ini akan diadakan di Samarinda.
Dr.Kamal menambahkan bahwa untuk mengikuti kejuaran ICA ini mahasiswa harus memiliki sertifikat–sertifikat yang terkait dengan Cyber Security ataupun sertifikat lain yang masih berhubungan dengan Cyber Security. Dan beliaupun memberikan saran sebelum mengikuti kejuaraan ICA ini ada baiknya mahasiswa melakukan seleksi lokal dengan membuat “Local Hacking Competition” sehingga pemenang dari perlombaan ini bisa mendapatkan dukungan dari pihak manajemen maupun dosen untuk dapat mengikuti perlombaan ke Samarinda.

Salah satu mahasiswa pun bertanya untuk mendapatkan sertifikat biasa nya dibutuhkan biaya untuk melakukan pendaftaran, mengikuti tes dan lainnya, dan hal ini biasanya menjadi kendala tersendiri untuk mahasiswa apalagi untuk mendapatkan sertifikat yang sifatnya nasional maupun internasional biasanya perlu biaya yang cukup mahal. Hal inipun langsung ditanggapi oleh Bapak Bambang Hendrawan selaku Kabag. Akademik dan Kemahasiswaan yang kebetulan bertindak sebagai moderator, beliau menjawab “untuk mahasiswa Politeknik Negeri Batam, sebelum lulus setiap mahasiswa akan dibekali dengan satu sertifikat keahlian yang sebagian biayanya akan di subsidi oleh Politeknik Negeri Batam.” Dan jawaban ini mendapatkan tepuk tangan yang sangat meriah dari mahasiswa.
Setelah acara kuliah umum selesai dilanjutkan dengan acara foto bersama dengan para narasumber, dosen dan mahasiswa Polibatam. Semoga dengan dilakukannya penandatangan MoU ini segera terealisasi agar mahasiswa Polibatam berkompetensi, yang diakui secara internasional dan bisa bersaing di era globalisasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *